Pengelolaan sampah terintegrasi jadi terobosan menuju rumah sakit ramah lingkungan

MATARAM, NTBPOST.COM — Kabar membanggakan kembali datang dari RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Rumah sakit milik Pemerintah Kota Mataram ini berhasil meraih Juara III Lomba Karya Ilmiah Inovasi LAM-KPRS Awards 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS).

Prestasi tersebut diraih melalui inovasi bertajuk GEMPITA (Gerakan Pengelolaan Sampah Terintegrasi Menuju Green Hospital) yang diinisiasi oleh Fira Frismawati, S.T.. Inovasi ini mengedepankan sistem pengelolaan sampah rumah sakit secara terpadu sebagai upaya mewujudkan konsep Green Hospital, dengan mengoptimalkan pengelolaan limbah berkelanjutan, ramah lingkungan, serta mendukung mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Dalam ajang bergengsi ini, Juara I diraih oleh RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dengan inovasi Transformasi Keperawatan RSCM: Efisiensi Biaya dan Pengelolaan SDM Melalui Kebijakan Sentralisasi. Juara II diraih oleh RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dengan inovasi Pallia Kids ID: Alur Skrining Kebutuhan Perawatan Paliatif pada Anak.

Keberhasilan RSUD H. Moh. Ruslan menembus tiga besar nasional menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan menyampaikan apresiasi kepada Fira Frismawati, S.T. beserta tim yang telah bekerja keras mengembangkan inovasi tersebut. 

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh insan rumah sakit untuk terus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Prestasi ini semakin menegaskan komitmen RSUD H. Moh. Ruslan sebagai rumah sakit yang berorientasi pada mutu, keselamatan pasien, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ke depan, rumah sakit akan terus mengembangkan inovasi yang mendukung pelayanan kesehatan berkualitas, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat nasional. (NTBPost/red.)